SMA Kristen Kotamobagu melaksanakan Ibadah Bersama pada Senin, 9 Februari 2026, yang dipimpin oleh Ibu Delma M. E. Lontoh, S.Th., M.PdK. Firman Tuhan diambil dari Ayub 39:1–15, yang menegaskan tentang kebesaran dan kedaulatan Allah atas seluruh ciptaan.
Dalam khotbahnya disampaikan bahwa melalui pengalaman iman Ayub, setiap orang percaya diajar untuk tetap memiliki iman yang teguh sekalipun berada dalam situasi sulit. Ayub mengalami penderitaan dan kehilangan, namun ia tidak meninggalkan imannya kepada Tuhan. Dari kehidupan Ayub, murid diingatkan bahwa tantangan dan pergumulan hidup tidak selalu dapat dihindari, tetapi sikap hati dalam menghadapinya sangat menentukan pertumbuhan iman seseorang.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Allah menunjukkan kuasa-Nya melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya. Burung gagak dan bunga bakung saja dipelihara oleh Tuhan, terlebih manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan-Nya. Hal ini menjadi pengingat bahwa Tuhan tidak pernah lalai dalam menjaga umat-Nya. Dalam keadaan apa pun, Tuhan tetap bekerja dan memegang kendali atas hidup setiap orang.
Firman Tuhan juga menegaskan bahwa segala sesuatu di bumi ini berada dalam kuasa dan kendali Tuhan. Tidak ada kekuatan, situasi, ataupun persoalan yang mampu menyaingi kuasa-Nya. Oleh karena itu, murid diajak untuk tidak mudah goyah ketika menghadapi kesulitan, melainkan tetap percaya dan bersandar kepada Tuhan dalam setiap proses kehidupan.
Dalam arahannya, Kepala Sekolah mengingatkan khususnya kepada murid kelas 12 agar menunaikan tanggung jawab dengan mengikuti bimbingan penyusunan proyek secara serius. Murid diharapkan mau dibimbing dalam penulisan karya ilmiah dan tidak hanya mengandalkan teman, tetapi berusaha secara mandiri dan bertanggung jawab atas proses belajar masing-masing.
Ibadah guru dan pegawai juga dilaksanakan dengan bacaan Alkitab dari Yakobus 1:2–3, sebagai penguatan untuk tetap setia dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan pelayanan.
