Loading...
(0434) 21576

Kegiatan di SMA Kristen Kotamobagu pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 diawali dengan apel pagi yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat.

Apel dipimpin oleh Mikhael Loho, dengan pembina apel Yehuda Damongayo, serta pembawa acara Yendo Wilar. Dalam amanatnya, pembina apel mengingatkan pentingnya memperhatikan waktu apel pagi, memiliki inisiatif untuk langsung membentuk barisan, menjaga kerapian sejak datang hingga pulang sekolah, serta memperhatikan kebersihan lingkungan dengan segera membuang sampah apabila tempat sampah telah penuh.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Giovinco Mamahit dan Jesire Papene, dengan bacaan Alkitab diambil dari Yosua 1:9. Ibadah ini menjadi pengingat bagi seluruh murid agar tetap kuat dan teguh dalam menjalani setiap tanggung jawab dengan bersandar kepada Tuhan.

Selanjutnya, Kepala Sekolah SMA Kristen Kotamobagu, Ibu Delma M. E. Lontoh, S.Th., M.PdK., memberikan penyampaian kepada seluruh siswa. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran tetap berjalan seperti biasa dan menyoroti hasil dari kegiatan Quality Time yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan isi hati dan refleksi terhadap pembelajaran maupun interaksi dengan guru.

Menurut beliau, refleksi ini menjadi bahan penting bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran mendalam di sekolah. Masukan dari siswa harus disampaikan dengan penilaian yang baik, karena beberapa hal yang perlu diperbaiki juga berasal dari kesadaran diri sendiri.

Beliau menambahkan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) menuntut kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan kreatif, yang akan mengarah pada pencapaian 8 dimensi pembelajaran mendalam. Sistem pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan diharapkan dapat membawa siswa mencapai tingkat kemampuan tertinggi, yaitu kemampuan untuk mencipta.

SMA Kristen Kotamobagu juga mulai menerapkan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) untuk mendorong kolaborasi, kreativitas, dan pemikiran positif di antara siswa. Dalam pesannya, Ibu Kepala Sekolah mengingatkan agar siswa selalu belajar dengan semangat, tidak mudah terpengaruh oleh teman, serta menjauhi segala bentuk perundungan (bullying) karena tindakan tersebut merusak karakter dan masa depan seseorang.

Sementara itu, guru dan pegawai juga melaksanakan ibadah khusus dengan bacaan Alkitab dari Mazmur 34:18, sebagai bentuk penguatan iman dan pengingat bahwa Tuhan senantiasa dekat dengan orang yang rendah hati dan berserah kepada-Nya.



Kembali ke halaman sebelumnya