Kotamobagu, 07 November 2025 – SMA Kristen Kotamobagu kembali melaksanakan kegiatan rutin apel pagi dan ibadah bersama yang berlangsung dengan tertib, penuh hikmat, dan diikuti seluruh warga sekolah.
Apel pagi dipimpin oleh Cristian Tira, dengan Chrisy Karuh sebagai pembawa acara, dan Evan Rori bertugas sebagai pembina apel. Dalam arahannya, pembina menyampaikan tiga hal penting: pentingnya segera berkumpul di lapangan setelah bel apel berbunyi agar kegiatan apel berjalan lancar, pentingnya mengenakan seragam sesuai ketentuan sekolah, serta menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri sebagai wujud tanggung jawab bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Sir Mario Rumondor, S.Th, dengan bacaan Alkitab dari 2 Tawarikh 29:1–11. Dalam khotbahnya, disampaikan tentang teladan Raja Hizkia, seorang pemimpin muda yang hidup di tengah bangsa yang telah berpaling dari Tuhan. Meskipun berasal dari latar belakang keluarga yang tidak taat, Hizkia memilih untuk hidup benar di hadapan Allah dan memulihkan kembali ibadah di Bait Allah.
Ia menegaskan bahwa kehidupan Hizkia mengajarkan kita untuk tidak menyerah pada masa lalu atau keadaan yang sulit. Latar belakang dan situasi tidak menentukan masa depan seseorang, sebab keberhasilan sejati berasal dari ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan. Ketika seseorang menaruh kepercayaannya kepada Tuhan dan membiarkan diri dituntun oleh-Nya, maka Tuhan sendiri yang akan menuntun setiap langkah menuju keberhasilan.
Ia juga menambahkan bahwa setiap murid dipanggil untuk menjadi seperti Hizkia — berani mengambil keputusan yang benar meski berbeda dari lingkungan sekitarnya, serta tetap berkomitmen untuk hidup dalam integritas dan iman. “Ketika Tuhan menjadi pusat kehidupan, maka setiap usaha yang kita lakukan akan disertai dengan berkat dan keberhasilan,” disampaikan dalam pesan khotbah tersebut.
Sementara itu, Ibu Paulina Kalisang, S.S, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang telah berakhir dengan baik dan lancar. Ia juga berpesan kepada siswa kelas XI agar mulai mempersiapkan diri menghadapi TKA di tahun berikutnya serta menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran tetap berlangsung seperti biasa.
Guru dan pegawai sekolah turut melaksanakan ibadah khusus dengan bacaan Alkitab dari Yakobus 4:17, yang mengingatkan pentingnya melakukan hal yang benar sesuai kehendak Tuhan dan tidak menunda kebaikan.
Kegiatan hari ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat disiplin, memperdalam nilai-nilai iman, dan meneladani kepemimpinan yang berlandaskan ketaatan kepada Tuhan sebagaimana dicontohkan oleh Raja Hizkia.
