Loading...
(0434) 21576

SMA Kristen Kotamobagu melaksanakan Ibadah Bersama pada Senin, 26 Januari 2026, yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan pegawai sebagai bagian dari pembinaan rohani rutin di sekolah. Ibadah dipimpin oleh Ibu Kepala Sekolah, Delma M. E. Lontoh, S.Th., M.PdK., dengan bacaan Alkitab dari 1 Yohanes 1:5–10.

Dalam firman Tuhan, ditegaskan bahwa Allah adalah terang dan di dalam-Nya sama sekali tidak ada kegelapan. Terang Allah berkuasa atas segala sesuatu dan menjadi sumber kehidupan bagi manusia. Oleh karena itu, setiap orang yang percaya dipanggil untuk hidup di dalam terang, yaitu hidup yang berkenan kepada Allah, menjunjung kebenaran, dan menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai iman.

Hidup di dalam terang berarti memiliki keberanian untuk meninggalkan sikap hidup dalam kegelapan, seperti ketidakjujuran, kebiasaan buruk, dan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Terang Allah bukan hanya menerangi jalan hidup manusia, tetapi juga menyatakan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam diri setiap orang. Melalui terang tersebut, manusia diajak untuk terus melakukan pembaruan hidup, mengakui kesalahan, dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Lebih lanjut disampaikan bahwa manusia diciptakan oleh terang itu sendiri, sehingga kehidupan yang dijalani seharusnya mencerminkan terang tersebut. Murid diingatkan agar dalam setiap perkataan, sikap, dan perbuatan, mereka dapat menjadi pribadi yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan hidup dalam terang, setiap orang diajak untuk membangun kehidupan yang penuh pengharapan, saling menghargai, dan bertanggung jawab dalam setiap peran yang dijalani.

Setelah ibadah bersama, Ibu Kepala Sekolah menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh murid. Disampaikan bahwa pada hari tersebut akan dilaksanakan kegiatan pemilihan pengurus OSIS inti. Seluruh warga sekolah diharapkan dapat berkolaborasi dan berpartisipasi dengan baik untuk menyukseskan kegiatan tersebut, serta memilih calon pengurus yang dapat menjadi teladan bagi murid lainnya. Selain itu, murid juga diingatkan untuk tetap menjaga kondusivitas sekolah serta memperhatikan kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

Setelah penyampaian, dilaksanakan juga Ibadah Guru dan Pegawai dengan bacaan Alkitab dari 1 Yohanes 4:1, sebagai penguatan iman dan refleksi dalam menjalankan tugas pelayanan di bidang pendidikan.



Kembali ke halaman sebelumnya