Loading...
(0434) 21576

Kotamobagu – SMA Kristen Kotamobagu melaksanakan apel pagi dan ibadah bersama pada Jumat, 21 November 2025, yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan pegawai sekolah. Apel pagi dipimpin oleh Sterenvio Harikadua dengan Anjani Lalo sebagai pembawa acara dan Merry Pulingkareng sebagai pembina apel.

Dalam penyampaiannya, pembina apel mengingatkan bahwa apel pagi dan ibadah bukan sekadar rutinitas, melainkan momen penting untuk mengembangkan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai murid. Ia juga menekankan agar murid selalu menjaga kedisiplinan, kebersihan, dan kekompakkan di lingkungan sekolah serta menerapkan 5S yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah apel pagi, kegiatan berlanjut dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Sir Mario Rumondor, S.Th, dengan bacaan Alkitab diambil dari Kisah Para Rasul 2:43-47. Dalam khotbahnya disampaikan bahwa kehidupan umat Kristen seharusnya mencerminkan kehidupan jemaat mula-mula, terutama dalam melaksanakan tugas gereja untuk bersaksi, bersekutu, dan melayani.

Dijelaskan pula bahwa baik guru maupun murid sering kali memandang sistem pendidikan sebagai sesuatu yang berpusat pada manusia, khususnya pada murid dan nilai yang menjadi ukuran keberhasilan. Namun, ketika pendidikan dipusatkan kepada Allah, murid diajak memahami bahwa nilai bukanlah tolak ukur kesuksesan. Pendidikan yang berpusat pada Allah akan membentuk murid yang menggunakan talenta dan kemampuan mereka untuk memuji dan memuliakan Tuhan, baik pada masa kini maupun di masa mendatang.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Paulina Kalisang, S.S, menyampaikan beberapa hal penting terkait kegiatan belajar mengajar. Ia mengingatkan bahwa hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan praktik ujian semester 1, sehingga seluruh murid diminta menuntaskan nilai yang belum lengkap termasuk catatan dan tugas. Ia juga menegaskan agar murid tetap menjaga ketertiban di dalam kelas, baik ketika jam pelajaran maupun tidak, serta menghindari tindakan bullying. Jika ada murid yang mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut, diharapkan segera melapor kepada wali kelas atau guru mata pelajaran.

Selain itu, murid diingatkan untuk tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan dan selalu menjaga kesabaran agar tidak menimbulkan masalah. Mengingat hari itu adalah hari Jumat, murid akan pulang lebih awal dan setelah pulang diharapkan langsung kembali ke rumah masing-masing.

Pada hari yang sama, guru dan pegawai juga melaksanakan ibadah tersendiri dengan bacaan Alkitab dari Matius 16:17-19 sebagai pembinaan rohani bagi seluruh tenaga pendidik dan staf sekolah.



Kembali ke halaman sebelumnya