Loading...
(0434) 21576

Kotamobagu – SMA Kristen Kotamobagu kembali melaksanakan apel pagi dan ibadah bersama yang berlangsung tertib pada Jumat, 14 November 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Gilzy Subiantoro sebagai pemimpin apel, Aurel Thenu sebagai pembawa acara, dan dibina oleh Aurelia Kolang, yang memberikan arahan penting kepada seluruh murid.

Dalam penyampaiannya, pembina apel menekankan pentingnya ketepatan waktu saat bel apel berbunyi dan segera membentuk barisan dengan tertib. Ia juga mengingatkan seluruh murid untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah, termasuk membuang sampah terutama ketika tempat sampah sudah penuh. Selain itu, ia menegaskan kembali tentang kerapian seragam, khususnya agar para murid selalu mengenakan seragam sesuai aturan yang berlaku.

Memasuki sesi Ibadah Bersama, ibadah dipimpin oleh Sir Josua Hengkeng, S.Th, dengan pembacaan Alkitab dari 1 Korintus 3:16–17. Dalam khotbahnya, Sir Josua menyampaikan bahwa persekutuan adalah bait Allah yang harus dijaga dalam kesatuan. Ia menekankan bahwa orang Kristen tidak dipanggil hidup secara individualistik, melainkan membangun komunitas yang saling menopang. Ia juga mengingatkan bahwa segala sesuatu yang dilakukan bukan berasal dari kehebatan diri sendiri, tetapi semata-mata karena pertolongan Allah. Karena itu, seluruh murid diajak menjadi pembawa terang dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan berikutnya, Kepala Sekolah Delma M. E. Lontoh, S.Th, M.PdK, memberikan beberapa penyampaian penting. Beliau meminta seluruh murid untuk memperhatikan penggunaan atribut seragam, terutama kacu pada hari Jumat, agar sesuai ketentuan. Beliau juga menyampaikan bahwa mulai Senin mendatang, sekolah akan melaksanakan praktek yang terintegrasi dengan asesmen sumatif semester ganjil. Dalam model pembelajaran ini, satu karya yang dihasilkan murid sudah mencakup nilai praktek dan nilai sumatif, sehingga tidak ada tugas ganda. Metode ini disebut sebagai pembelajaran mendalam berbasis kolaborasi, dan murid diharapkan mempersiapkan diri dengan baik.

Menutup rangkaian kegiatan hari ini, para guru dan pegawai mengikuti Ibadah Guru dan Pegawai dengan bacaan Alkitab dari Yesaya 25:1, sebagai penguatan iman dan penyegaran rohani bagi seluruh tenaga pendidik.



Kembali ke halaman sebelumnya